Kuliah Kerja Nyata KKN Terpadu Universitas Wahidiyah

Kuliah Kerja Nyata -KKN- Terpadu Universitas Wahidiyah tahun 2013 dilaksanakan di Kabupaten Blitar tepatnya di Kecamatan Selorejo.  Mengingat pelaksanaan  kegiatan KKN bersamaan dengan bulan puasa Ramadhan maka kegiatan KKN tersebut hanya dilaksanakan selama 21 hari atau 3 minggu yakni mulai tanggal 8 Juli sd 29 Juli 2013. Dengan peserta  mahasiswa  Universitas Wahidiyah semester vi dari Fakultas Ekonomi (program studi manajemen dan akuntansi) dan Fakultas Agama (program studi ilmu syariah). Masing-masing dibagi dalam 4 kelompok yang menempati 4 desa di Kecamatan Selorejo. Adapun desa yang ditempati adalah Desa Selorejo, Desa Boro, Desa Sido Mulyo dan Desa Ampel Gading.

Rangkaian kegiata Kuliah Kerja Nyata -KKN- Terpadu Universitas Wahidiyah meliputi masa persiapan dan pelaksanaan.  Dalam masa persiapan mahasiswa peserta KKN diberi pembekalan materi. Materi yang diberikan meliputi materi dasar tentang organisasi, sosiologi masyarakat desa, teknik dan strategi penyusunan program dan laporan, kewirausahaan dan materi kewahidiyahan.  Mahasiswa peserta KKN juga dibekali ketrampilan wirausaha pembuatan susu kedelai dan kripik singkong. Sebelum berangkat mahasiswa peserta KKN Universitas Wahidiyah yang juga sebagai santri Ponpes Kedunglo Al Munadhoroh Kediri sowan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Kedunglo  Hadrotul Mukarom Kanjeng Romo KH. Abdul Latif Madjid, RA untuk memohon doa restu.

Pembukaan acara Kuliah Kerja Nyata -KKN- Terpadu Universitas Wahidiyah  diadakan di Kantor Kecamatan Selorejo. Ikut hadir dan memberi sambutan dalam acara pembukaan KKN tersebut Bapak Camat Selorejo (diwakili Sekcam) serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Blitar.

Pelaksanaan program mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata -KKN- Terpadu Universitas Wahidiyah  meliputi beberapa bidang yaitu bidang organisasi, administrasi, sosial masyarakat, pembinaan mental, pendidikan, budaya dan ekonomi. Beberapa kegiatan yang dilakukan seperti praktik keorganisasian di kantor desa, pengajaran di lembaga pendidikan formal dan informal, praktik administrasi di Koperasi Serba Usaha Wahidiyah Kecamatan Selorejo, pembinaan kerohanian di jama'ah wahidiyah sekitar dan pengajian umum serta kegiatan lainnya.

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata -KKN- Terpadu Universitas Wahidiyah ditutup dengan mengadakan acara mujahadah syahriyah atau pengajian  di Desa Ampel Gading Kecamatan Selorejo Kab. Blitar. Acara tersebu dilaksanakan pada malam hari setelah jama'ah sholat Isya dan Tarawih bersama.

Ibu Nyahi Hj. Sholihah, S.Pd., MM dalam sambutannya, selaku rektor Universitas Wahidiyah, menyampaikan bahwa kegiatan KKN tersebut merupakan tempat bagi mahasiswa untuk mempraktekkan ilmu yang telah didapatnya dari bangku kuliah. Di samping itu dengan KKN mahasiswa mengenal dan berinteraksi dengan masyarakat yang heterogen secara langsung.  Dengan ditutupnya kegiatan KKN ini bukan berarti perjalanan sudah selesai, namun justru ini merupakan awal bagi mahasiswa bisa menambah wawasan ketrampilan dan pengetahuannya yang nantinya akan terjun ke masyarakat yang sesungguhnya dengan segala macam problematika yang lebih kompleks.  Akhir dari sebuah harapan semoga kegiatan Kuliah Kerja Nyata -KKN- Terpadu Universitas Wahidiyah ini bermanfaat. Bermanfaat tidak hanya bagi masyarakat desa yang ditempati tapi juga bagi  mahasiswa sendiri. Amiin.

Terjadinya Gerhana Matahari Cincin di Indonesia

Gerhana Matahari adalah peristiwa ketika terhalanginya cahaya matahari  oleh bulan, sehingga  tidak semuanya  sampai ke bumi.  Peristiwa  yang merupakan  salah satu dinamisnya pergerakan  posisi matahari , bumi dan bulan ini hanya terjadi pada saat fase bulan  baru dan dapat diprediksi sebelumnya. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi selama tahun  2013 ini  akan terjadi lima kali  gerhana. Ke lima gerhana tersebut adalah  dua kali gerhana  matahari dan tiga kali gerhana bulan.
Gerhana Matahari Cincin (GMC)

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan bahwa akan terjadi Gerhana Matahari Cincin (GMC) di Indonesia.  Peristiwa Gerhana MatahariCincin tersebut diprediksi akan terjadi pada tanggal 9 dan 10 Mei 2013.  Selain Indonesia, wilayah yang mengalami Gerhana Matahari Cincin pada Mei 2013 tersebut adalah  Samudra Pasifik,  Australia, Singapura dan Filiphina (bagian selatan). Untuk Indonesia  (kecuali Sumatera bagian utara)  dapat melihat peristiwa tersebut pada pagi hari tanggal 10 Mei 2013.

Menurut BMKG, untuk setiap fase di setiap lokasi  bisa berbeda dengan waktu-waktu tersebut.  Perbedaan tersebut  tergantung pada  posisi lokasi  pengamat di permukaan bumi dan posisi bulan dan matahari  nisbi terhadap  posisi pengamat.
Gerhana Matahari adalah peristiwa ketika terhalanginya cahaya matahari  oleh bulan, sehingga  tidak semuanya  sampai ke bumi.  Peristiwa  yang merupakan  salah satu dinamisnya pergerakan  posisi matahari , bumi dan bulan ini hanya terjadi pada saat fase bulan  baru dan dapat diprediksi sebelumnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi selama tahun  2013 ini  akan terjadi lima kali  gerhana. Ke lima gerhana tersebut adalah  dua kali gerhana  matahari dan tiga kali gerhana bulan.
Gerhana matahari  yang terjadi di tahun 2013 adalah Gerhana Matahari Cincin (GMC) yang terjadi pada 9-10 Mei 2013 dan Gerhana Matahari Cincin (GMC) yang akan terjadi pada 3 Nopember 2013.
Adapun gerhana bulan yang terjadi di tahun 2013 adalah Gerhana Bulan Sebagian yang  terjadi pada 25 April 2013, Gerhana Bulan Penumbra  pada 25 Mei 2013 serta Gerhana Bulan Penumbra yang terjadi pada 18 – 19 Oktober 2013.

Masih menurut BMKG, untuk Gerhana  Matahari Cincin (GMC) pada Mei 2013 dapat diamati di Samudara Pasifik, ,  Australia, Singapura dan Filiphina (bagian selatan). Sedangkan di Indonesia (kecuali Sumatera bagian utara)   hanya bisa melihat  Gerhana  Matahari Cincin (GMC) tersebut  pada 10 Mei 2013 pagi hari.
Khusus di Indonesia awal gerhana  mulai bisa  diamati  Jumat pagi 10 Mei 2013 pukul 05.50 WITA di Manado, menyusul Kupang, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Merauke dan Jayapura.

Puncak gerhana diprediksi  mulai tampak di Surabaya pukul 05.33 WIB, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin,  Samarinda,   Denpasar,  Mataram,  Kupang,  Manado,  Kendari,  Palu,  Makasar,  Ternate,  Ambon,  Sorong,  Manokwari,  Merauke dan Jayapura.

Sedangkan gerhana  terakhir bisa  dilihat di Padang pukul 6.12 WIB, Pekanbaru,  Jambi,  Bengkulu,  Palembang,  Bandar Lampung,  Jakarta,  Bandung,  Semarang, Yogyakarta,  Surabaya,  Pontianak,  Palangkaraya,  Banjarmasin,  Samarinda,  Denpasar,  Mataram,  Kupang,  Manado,  Kendari,  Palu serta  Makasar.

Mengenal Jenang Kudus Mubarok

Sejarah Jenang Kudus Mubarok dimulai saat Hj. Alawiyah dan H. Mabruri  mulai menjajakan jenang dari tangan  ke tangan di Pasar Bubar  yang dulu berada di sekitar Masjid Al Aqsha Menara Kudus (kini arelah makam Sunan Kudus) sekitar tahun 1910. Waktu itu  jenang dijajakan  dengan cara  ditempatkan dalam wadah loyang dan  tanpa diberi merek. Kapasitas produksi waktu itu sekitar 35 kg per hari dengan sistem penjualan ditimbang  sesuai dengan pesanan dan nilai pembeian.
Kantor Pusat Jenang Kudus Mubarok

 Jenang Kudus Mubarok pertama kali didirikan oleh H. Alawiyah isteri dari H. Mabruri. Awalnya, Hj. Alawiyah membuat jenang hanya untuk camilan keluarga dan tidak diperjual belikan. Rupanya jenang  buatan Hj. Alawiyah ini cocok di lidah kerabat maupun tetangga yang ada di kanan kiri rumahnya. bermula dari itu dan dibantu "promosi" dari mulut ke mulut jenang produksi Hj. Alawiyah kian dikenal khalayak ramai.

Sejarah Jenang Kudus Mubarok dimulai saat Hj. Alawiyah dan H. Mabruri  mulai menjajakan jenang dari tangan  ke tangan di Pasar Bubar  yang dulu berada di sekitar Masjid Al Aqsha Menara Kudus (kini arelah makam Sunan Kudus) sekitar tahun 1910. Waktu itu  jenang dijajakan  dengan cara  ditempatkan dalam wadah loyang dan  tanpa diberi merek. Kapasitas produksi waktu itu sekitar 35 kg per hari dengan sistem penjualan ditimbang  sesuai dengan pesanan dan nilai pembeian.

Pada generasi ke dua, usaha jenang kudus ini masih diteruskan dan dikembangkan oleh pasangan HA. Shochib Mabruri - Hj. Istifaiyah (1940 - 1992). Dalam mengembangkan usaha Jenang Kudus peninggalan kedua orang tuanya, Beliau ini memang merupakan pasangan yang visioner.Selain berupaya menambah jumlah produksi dan memperluas pasar, generasi ini juga berupaya  memberi nama merek  dagang jenang produksinya dan sekaligus juga melindungi  merek tersebut dengan cara  mematenkan ke pihak berwenang.

Merek tersebut kemudian berhasil dipatenkan pada tanggal 9 September  1946 melalui Dirjen Merk dan Paten Departemen Kehakiman  RI dengan dikeluarkannya surat izin nomor: 188.4/1651.1946 dengan merek "Sinar Tiga Tiga".  Sampai sekarang izin ini masih terus  dilakukan  perpanjangan.

Pada kurun waktu 1978 - 1980, H. A Shochib, pemilik Perusahaan  Jenang Tiga Tiga (PJ Tiga Tiga) ini telah mengeluarkan beberapa merek jenang dengan sentuhan aroma yang khas. Merek jenang tersebut adalah Viva, Mubarok dan Mabrur. Sementara itu area pemasarannya sudah meluas hingga mulai merambah kabupaten /kota di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Barat dan Jawa Timur.

Meskipun begitu,  menurut Hilmy rupanya merek mubarok lebih mudah dikenal oleh masyarakat. Arti dari merek itu adalah  usaha yang dijalankan tidah hanya sekedar laku, namun juga membawa berkah.  Akhirnya, sejak tahun 1980-an hingga sekarang, merek Mubarok dijadikan  brand jenang hasil produksi generasi turun temurun ini.

Mulai tahun 1992 generasi ke tiga mulai memegang estafet usaha jenang  ini yang di pimpin oleh H. Muhammad Hilmy, SE.  Di tangan  Hilmy  berbagai sentuhan untuk kemajuan perusahaan dilakukan.  Seiring kemajuan yang dialami  dalam bisnis makanan trasional ini, bentuk usaha  yang dikelola pun diperjelas dari dari bentuk perseorangan menjadi CV. Mubarokfood Cipta Delicia. Hilmy sendiri menduduki posisi sebagai direktur utama (Dirut).

Berbagai penghargaan telah diraih Jenang Mubarok Kudus yaitu:
= Sertificat sistem manajemen mutu internasional ISO 9001 :     2000 dari  Sucofindo International     Certification Services     Jakarta.
= Sertifikat halal dari LPPOM MUI.
= Sertifikat  dari jaminan mutu ABIQA ( Agro Based industri     Quality Assurance)
= Serta berbagai penghargaan mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, kementrian hingga presiden.







Study Excurse FE Universitas Wahidiyah di Kudus

Study Excurse Mahasiswa  Fakultas Ekonomi Universitas Wahidiyah
Study Excurse Mahasiswa FE Uniwa
Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2013 ini  Fakultas Ekonomi  UniversitasWahidiyah Kediri mengadakan  Study Excurse. Jika pada tahun 2012 lalu kegiatan Study Excurse (SE) tersebut dilaksanakan di Malang maka kegiatan  Study Excurse (SE) tahun 2013 ini dilaksanakan di Kudus.  Kegiatan Study Excurse Mahasiswa FE Universitas Wahidiyah  di Kudus tersebut  dilaksanakan di 4 lokasi.
 
Lokasi pertama yang menjadi tujuan adalah Perusahaan Rokok Sukun Kudus (PR Sukun Kudus). Sebuah Perusahaan Rokok milik  pribumi (Bp. Wartono) yang didirikan tahun 1921.  Bertempat di  desa Gondosari Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus. Di tengah semakin ketatnya persaingan sesama prabrik rokok, ditambah adanya regulasi pemerintah  tentang pengetatan industri rokok (seperti kenaikan bea cukai rokok, larangan iklan rokok di TV pada jam tayang tertentu, dsb), PR Sukun Kudus tetap eksis hingga saat  ini.   Walupun kapasistasnya tidak sebesar dulu namun saat ini PR Sukun Kudus  menghasilkan 3 jenis rokok. Jenis keluaran dari PR  Sukun Kudus adalah Sigaret Kretek Klobot (SKK), Sigaret  Kretek Tangan (SKT) dan Sigaret Kretek Mesin (SKM).

Sepulang dari PR Sukun Kudus, Rombongan langsung menuju Djarum Kudus, salah satu perusahaan rokok terbesar ke tiga  di Indonesia setelah Gudang Garam Kediri dan Bentoel Malang. Bentoel Malang menjadi nomor 2 terbesar karena sudah diakuisisi oleh perusahaan asing Philip Moris dengan brandmark nya yang terkenal yaitu Marlboro.  Biasanya  kunjungan SE Mahasiswa ke Djarum Kudus memerlukan waktu mulai jam 8 pagi hingga jam 15.00 sore  dan diajak untuk keliling ke seluruh fasilitas Djarum Kudus (termasuk fasilitas olahraga dll,) namun karena keterbatasan waktu  (hanya 2 jam) maka kita hanya di ajak ke salah satu unit Sigaret  Kretek Tangan (SKT) saja.

Lokasi ke tiga kunjungan Study Excurse FE Uniwa Kediri adalah  Perusahaan Jenang "Mubarok" Kudus. Lokasi di Jalan Sunan Muria 33 Kudus Jawa Tengah. Berdiri sejak awal tahun 1900-an oleh Hj. Alawiyah yang mengawali  usaha ini dari hanya untuk camilan keluarga dan tidak diperjual belikan. Rupanya jenang  buatan Hj. Alawiyah ini cocok di lidah kerabat maupun tetangga yang ada di kanan kiri rumahnya. Bermula dari itu dan dibantu "promosi" dari mulut ke mulut jenang produksi Hj. Alawiyah kian dikenal khalayak ramai. Dari situlah Hj. Alawiyah mulai memasarkan jenang buatannya   di Pasar Bubar  yang dulu berada di sekitar Masjid Al Aqsha Menara Kudus (kini arelah makam Sunan Kudus) sekitar tahun 1910. Kini, Jenang Kudus Mubarok telah berkembang pesat baik variasi produk dan manajemen perusahaannya. Berbagai penghargaan  telah diperoleh mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, kementrian hingga presiden, juga sertifikat manajemen mutu dan sertifikat halal dari lembaga-lembaga berwenang.

Analisa Kebutuhan Kredit

Bila Anda adalah seorang Account Officer sebuah BPR, Koperasi atau Lembaga Keuangan lainnya, berapa  besar kredit yang seharusnya anda berikan bagi calon nasabah?  Bagaimana Anda menilai aset usaha nasabah dan   berapa titik aman jumlah kredit akan diberikan kepada nasabah?  Berikut ini akan diberikan metode analisa kebutuhan kredit.

 
Sumber : Agus Prasaja (Praktisi Perbankan BRI  Tinggal di Malang)
Contoh analisa kebutuhan kredit from Ali Akbar Wahidiyin