Mengenal Jenang Kudus Mubarok

Sejarah Jenang Kudus Mubarok dimulai saat Hj. Alawiyah dan H. Mabruri  mulai menjajakan jenang dari tangan  ke tangan di Pasar Bubar  yang dulu berada di sekitar Masjid Al Aqsha Menara Kudus (kini arelah makam Sunan Kudus) sekitar tahun 1910. Waktu itu  jenang dijajakan  dengan cara  ditempatkan dalam wadah loyang dan  tanpa diberi merek. Kapasitas produksi waktu itu sekitar 35 kg per hari dengan sistem penjualan ditimbang  sesuai dengan pesanan dan nilai pembeian.
Kantor Pusat Jenang Kudus Mubarok

 Jenang Kudus Mubarok pertama kali didirikan oleh H. Alawiyah isteri dari H. Mabruri. Awalnya, Hj. Alawiyah membuat jenang hanya untuk camilan keluarga dan tidak diperjual belikan. Rupanya jenang  buatan Hj. Alawiyah ini cocok di lidah kerabat maupun tetangga yang ada di kanan kiri rumahnya. bermula dari itu dan dibantu "promosi" dari mulut ke mulut jenang produksi Hj. Alawiyah kian dikenal khalayak ramai.

Sejarah Jenang Kudus Mubarok dimulai saat Hj. Alawiyah dan H. Mabruri  mulai menjajakan jenang dari tangan  ke tangan di Pasar Bubar  yang dulu berada di sekitar Masjid Al Aqsha Menara Kudus (kini arelah makam Sunan Kudus) sekitar tahun 1910. Waktu itu  jenang dijajakan  dengan cara  ditempatkan dalam wadah loyang dan  tanpa diberi merek. Kapasitas produksi waktu itu sekitar 35 kg per hari dengan sistem penjualan ditimbang  sesuai dengan pesanan dan nilai pembeian.

Pada generasi ke dua, usaha jenang kudus ini masih diteruskan dan dikembangkan oleh pasangan HA. Shochib Mabruri - Hj. Istifaiyah (1940 - 1992). Dalam mengembangkan usaha Jenang Kudus peninggalan kedua orang tuanya, Beliau ini memang merupakan pasangan yang visioner.Selain berupaya menambah jumlah produksi dan memperluas pasar, generasi ini juga berupaya  memberi nama merek  dagang jenang produksinya dan sekaligus juga melindungi  merek tersebut dengan cara  mematenkan ke pihak berwenang.

Merek tersebut kemudian berhasil dipatenkan pada tanggal 9 September  1946 melalui Dirjen Merk dan Paten Departemen Kehakiman  RI dengan dikeluarkannya surat izin nomor: 188.4/1651.1946 dengan merek "Sinar Tiga Tiga".  Sampai sekarang izin ini masih terus  dilakukan  perpanjangan.

Pada kurun waktu 1978 - 1980, H. A Shochib, pemilik Perusahaan  Jenang Tiga Tiga (PJ Tiga Tiga) ini telah mengeluarkan beberapa merek jenang dengan sentuhan aroma yang khas. Merek jenang tersebut adalah Viva, Mubarok dan Mabrur. Sementara itu area pemasarannya sudah meluas hingga mulai merambah kabupaten /kota di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Barat dan Jawa Timur.

Meskipun begitu,  menurut Hilmy rupanya merek mubarok lebih mudah dikenal oleh masyarakat. Arti dari merek itu adalah  usaha yang dijalankan tidah hanya sekedar laku, namun juga membawa berkah.  Akhirnya, sejak tahun 1980-an hingga sekarang, merek Mubarok dijadikan  brand jenang hasil produksi generasi turun temurun ini.

Mulai tahun 1992 generasi ke tiga mulai memegang estafet usaha jenang  ini yang di pimpin oleh H. Muhammad Hilmy, SE.  Di tangan  Hilmy  berbagai sentuhan untuk kemajuan perusahaan dilakukan.  Seiring kemajuan yang dialami  dalam bisnis makanan trasional ini, bentuk usaha  yang dikelola pun diperjelas dari dari bentuk perseorangan menjadi CV. Mubarokfood Cipta Delicia. Hilmy sendiri menduduki posisi sebagai direktur utama (Dirut).

Berbagai penghargaan telah diraih Jenang Mubarok Kudus yaitu:
= Sertificat sistem manajemen mutu internasional ISO 9001 :     2000 dari  Sucofindo International     Certification Services     Jakarta.
= Sertifikat halal dari LPPOM MUI.
= Sertifikat  dari jaminan mutu ABIQA ( Agro Based industri     Quality Assurance)
= Serta berbagai penghargaan mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, kementrian hingga presiden.







Study Excurse FE Universitas Wahidiyah di Kudus

Study Excurse Mahasiswa  Fakultas Ekonomi Universitas Wahidiyah
Study Excurse Mahasiswa FE Uniwa
Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2013 ini  Fakultas Ekonomi  UniversitasWahidiyah Kediri mengadakan  Study Excurse. Jika pada tahun 2012 lalu kegiatan Study Excurse (SE) tersebut dilaksanakan di Malang maka kegiatan  Study Excurse (SE) tahun 2013 ini dilaksanakan di Kudus.  Kegiatan Study Excurse Mahasiswa FE Universitas Wahidiyah  di Kudus tersebut  dilaksanakan di 4 lokasi.
 
Lokasi pertama yang menjadi tujuan adalah Perusahaan Rokok Sukun Kudus (PR Sukun Kudus). Sebuah Perusahaan Rokok milik  pribumi (Bp. Wartono) yang didirikan tahun 1921.  Bertempat di  desa Gondosari Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus. Di tengah semakin ketatnya persaingan sesama prabrik rokok, ditambah adanya regulasi pemerintah  tentang pengetatan industri rokok (seperti kenaikan bea cukai rokok, larangan iklan rokok di TV pada jam tayang tertentu, dsb), PR Sukun Kudus tetap eksis hingga saat  ini.   Walupun kapasistasnya tidak sebesar dulu namun saat ini PR Sukun Kudus  menghasilkan 3 jenis rokok. Jenis keluaran dari PR  Sukun Kudus adalah Sigaret Kretek Klobot (SKK), Sigaret  Kretek Tangan (SKT) dan Sigaret Kretek Mesin (SKM).

Sepulang dari PR Sukun Kudus, Rombongan langsung menuju Djarum Kudus, salah satu perusahaan rokok terbesar ke tiga  di Indonesia setelah Gudang Garam Kediri dan Bentoel Malang. Bentoel Malang menjadi nomor 2 terbesar karena sudah diakuisisi oleh perusahaan asing Philip Moris dengan brandmark nya yang terkenal yaitu Marlboro.  Biasanya  kunjungan SE Mahasiswa ke Djarum Kudus memerlukan waktu mulai jam 8 pagi hingga jam 15.00 sore  dan diajak untuk keliling ke seluruh fasilitas Djarum Kudus (termasuk fasilitas olahraga dll,) namun karena keterbatasan waktu  (hanya 2 jam) maka kita hanya di ajak ke salah satu unit Sigaret  Kretek Tangan (SKT) saja.

Lokasi ke tiga kunjungan Study Excurse FE Uniwa Kediri adalah  Perusahaan Jenang "Mubarok" Kudus. Lokasi di Jalan Sunan Muria 33 Kudus Jawa Tengah. Berdiri sejak awal tahun 1900-an oleh Hj. Alawiyah yang mengawali  usaha ini dari hanya untuk camilan keluarga dan tidak diperjual belikan. Rupanya jenang  buatan Hj. Alawiyah ini cocok di lidah kerabat maupun tetangga yang ada di kanan kiri rumahnya. Bermula dari itu dan dibantu "promosi" dari mulut ke mulut jenang produksi Hj. Alawiyah kian dikenal khalayak ramai. Dari situlah Hj. Alawiyah mulai memasarkan jenang buatannya   di Pasar Bubar  yang dulu berada di sekitar Masjid Al Aqsha Menara Kudus (kini arelah makam Sunan Kudus) sekitar tahun 1910. Kini, Jenang Kudus Mubarok telah berkembang pesat baik variasi produk dan manajemen perusahaannya. Berbagai penghargaan  telah diperoleh mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, kementrian hingga presiden, juga sertifikat manajemen mutu dan sertifikat halal dari lembaga-lembaga berwenang.

Analisa Kebutuhan Kredit

Bila Anda adalah seorang Account Officer sebuah BPR, Koperasi atau Lembaga Keuangan lainnya, berapa  besar kredit yang seharusnya anda berikan bagi calon nasabah?  Bagaimana Anda menilai aset usaha nasabah dan   berapa titik aman jumlah kredit akan diberikan kepada nasabah?  Berikut ini akan diberikan metode analisa kebutuhan kredit.

 
Sumber : Agus Prasaja (Praktisi Perbankan BRI  Tinggal di Malang)
Contoh analisa kebutuhan kredit from Ali Akbar Wahidiyin

Mengatasi Hidden File setelah Scan Virus


Saya menyimpulkan bahwa sebenarnya file saya tersebut tidak hilang tapi tersembunyi atau hidden file akibat scan virus.  Bagaimana mengatasi hidden file setelah scan virus tersebut?
Command Prompt untuk mengatasi Hidden File
Suatu saat flashdisk punya saya terkena virus.  Sadar akan bahaya virus terhadap komputer, saya segera menscan virus dengan antivirus favourite saya Avira.  Virus sudah teratasi tapi ada masalah baru yang timbul.  Beberapa file mata kuliah yang terkena virus hilang  beserta   foldernya.  Ketika file yang hilang tersebut saya   copykan lagi dari  komputer ke flashdisk ternyata ada pesan “Do You will replace…..”  Saya menyimpulkan bahwa sebenarnya file saya tersebut tidak hilang tapi tersembunyi atau hidden file akibat scan virus.  Bagaimana mengatasi hidden file setelah scan virus tersebut?

Tidak mau pusing berkepanjangan, saya segera   googling…….  Akhirnya  ketemulah  cara mengatasi masalah hidden file akibat virus. Cara mengembalikan file yang di hidden oleh virus itu gampang sekali karena itu bisa di lakukan tanpa menggunakan software ataupun antivirus.   Kita hanya menggunakan CMD atau Command Prompt bawaan sistem operasi kebetulan saya menggunakan windows 7.   Jadi langkah-langkah mengembalikan hidden file adalah sebagai berikut ini untuk mengembalikan  tersebut:
Cara berikut ini sama saja ketika anda ingin mengembalikan file yang di hidden oleh virus di flashdisk anda, oke langsung saja berikut ini caranya:
- Masuk ke Command Prompt dengan cara Klik Start lalu pilih run kemudian dalam kotak run anda tulis dengan CMD.
-  Anda juga bisa masuk ke Command Prompt  dengan klik menu command prompt tersebut dari folder accessories  setelah  menu Start.
- Setelah jendela Command Prompt keluar maka selanjutnya sobat tinggal ketikkan nama drive flasisk/memory card anda yang diikuti dengan tanda : contohnya: drive flashdisk/memory card anda F maka anda ketikkan F: lalu tekan enter.
- Kini anda berada di dalam drive flashdisk anda, kemudian ketikkan dir lalu tekan enter kemudian lihat hasilnya sudah muncul atau belum file yang anda cari? Jika belum maka ketikkan dir/a kemudian tekan enter kembali lihatlah apakah file atau folder yang anda sekarang sudah terlihat?
-Jika sudah terlihat maka langkah selanjutnya adalah ketikkan attrib –s –h –r /s /dtunggu beberapa detik setelah muncul drive flashdisk pada jendela Command Prompt anda misalnya F:\> maka proses pengembalian file atau folder telah selesai. Selamat Mencoba....
Keterangan:
attrib = string untuk memulai merubah atribut pada Command Prompt
-s = menghilangkan atribut System File
-h = menghilangkan atribut Hidden File
-r = menghilangkan atribut Read Only File
/s = sub directory
/d = directory
dir = melihat isi dari sebuah directory
dir /a = melihat isi dari sebuah directory beserta atribut file nya juga berfungsi untuk menampilkan file hidden.
Atau :  attrib *.* -s –h –r /s /d

Karakteristik Akuntansi Manajemen

karakteristik akuntansi manajemen
Contoh Sistem Informasi Akuntansi
Akuntansi adalah seni (ketrampilan) dan ilmu mengolah transaksi atau kejadian yang diukur dengan uang menjadi laporan keuangan yang dibutuhkan  oleh pihak yang berkepentingan atas perusahaan yang nantinya untuk proses pengambilan keputusan.   Sebagai seni, maka pengetrapan akuntansi  antar perusahaan yang satu dengan yang lain  bisa berbeda  akan tetapi semuanya masih dalam bingkai aturan dasar yaitu berdasar prinsip  akuntansi yang diterima umum.  Akuntansi yang penekanannya  ditujukan untuk kepentingan  pemegang  saham, kreditur atau pihak eksternal dikenal sebagai Akuntansi Keuangan sedang jika penekanannya kepada pihak manajemen  perusahaan maka dikenal dengan Akuntansi Manajemen.

I.  Ruang Lingkup Akuntansi Manajemen
1.  Pengertian Akuntansi dan Sistem Akuntansi
A.  Pengertian Akuntansi:
1.  Proses pencatatan (recording), penggolongan (classifying), pengikhtisaran (summarizing) dan pelaporan (reporting) data keuangan (financial data) dari suatu perusahaan untuk kemudiaan dilakukan analisis/interpretasi (interpreting)
2.  Suatu sistem yang memberikan informasi yang kuantitatif mengenai bisnis-bisnis    ekonomi, terutama sifat-sifat keuangan, yang ditujukan untuk digunakan dalam pengambilan keputusan.
3.  Proses pengolahan data keuangan untuk menghasilkan informasi keuangan yang digunakan untuk memungkinkan pengambil keputusan melakukan pertimbangan berdasarkan informasi dalam pengambilan keputusan.

Kalau kita mencoba menarik intisari dari pengertian diatas, maka akuntansi dapat dilihat dari dua sudut, yaitu :
a.  Dari sudut kegunaannya (emphasis on use )

Akuntansi merupakan suatu disiplin yang menyediakan informasi yasng esensial sehingga memungkinkan adanya penilaian jalannnya perusahaan secara efisien.
Informasi akuntansi berguna untuk:
1.  Perencanaan dan pengendaliaan perusahaan yang efektif serta sebagai dasar dalam pengambilan keputusan oleh manajemen.
2.  Untuk pertanggungjawaban (accountability) kepada investor , kreditor,pemerintah dll.
b.  Dari sudut kegiatannya (emphasis on activity)
Akuntansi terdiri kegiatan-kegiatan:
1.  Mengidentifikasi (identify) data yang berkaitan dan relevan untuk keputusan yang akan dibuat.
2.  Memproses atau menganalisa (process or analyze ) data yang relevan.
3.  Memindahkan (transform) data tersebut kedalam bentuk informasi yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.
Jadi Akuntansi merupakan alat bagi para manajer untuk menginformasikan kondisi keuangan dan kemajuan perusahaan dan sekaligus memberikan konstribusi bagi penyusunan perencanaan, pengendaliaan operasi dan pengambilan keputusan..

B.  Sistem Akuntansi ( Accounting System) 
Adalah: Suatu metode, prosedur dan standar yang digunakan dalam mengumpulkan, mengklasifikasikan, mencatat dan meringkas peristiwa-peristiwa bisnis dan transaksi untuk menghasilkan  keluaran berupa informasi akuntansi yang didistribusikan kepada para pemakai yang digunakan sebagai alat untuk pengambilan keputusan.

Sebagai salah satu sistem pengolahan informasi keuangan, akuntansi dapat dibagi menjadi dua tipe yaitu: akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen.   

Akuntansi Keuangan
Adalah:  Bagian dari akuntansi yang mengolah dan memberikan informasi yang bermanfaat bagi para pengambil keputusan mengenai posisi keuangan dan hasil operasi bisnis.


Akuntansi Manajemen
Adalah: Bagian dari akuntansi yang mengolah dan memberikan informasi kepada manajer dalam suatu organisasi, membantu dalam perencanaan, pengambilan keputusan, dan pengawasan.

Akuntansi Manajemen sebagai suatu sistem pengolahan informasi keuangan dapat dibedakan menjadi dua tipe:
1.  Akuntansi Manajemen sebagai suatu tipe Akuntansi
2.  Akuntansi Manajemen sebagai suatu tipe Informasi

 2.  Pengertian Manajemen

1.  Gabungan dari bidang-bidang kebijakan dan administrasi serta orang-orang yang mengadakan pengawasan dan mengambil keputusan yang perlu untuk melaksanakan tujuan bisnis pemilik dan mencapai stabilitas serta pertumbuhan.
Perumusan kebijakan memerlukan analisa dari semua faktor yang mempunyai pengaruh  terhadap laba jangka pendek dan jangka panjang.
Pelaksanaan kebijakan dilakukan oleh pejabat eksekutif utama,staf terdekatnya dan siapa saja yang memiliki wewenang yang didelegasikan oleh pejabat yang mempunyai tanggung jawab pengawasan.
Manajemen puncak disebut manajemen senior: melaporkan kepada pemilik perusahaan,dewan direksi,direktur utama dan pejabat senior lainnya.
Penerapan prinsisp-prinsip ilmiah untuk pembuatan keputusan dinamakan ilmu manajemen.

Ada 2 fungsi utama Manajemen:

1.  Manajemen administratif: lebih berurusan dengan penetapan tujuan dan kemudiaan perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing) / penyusunan kepegawaian dan pengawasan ( controlling) kegiatan-kegiatan yang terkoordinasi untuk mencapai tujuan.

2.  Manajemen operatif lebih mencakup kegiatan memotivasi,supervise dan komunikasi dengan para karyawan untuk mengarahkan mereka mencapai hasil-hasil secara efektif.

Konsep Manajemen

Dapat diuraikan dalam frase seperti: mengambil keputusan,memberi perintah,menetapkan kebijakan, memberi pekerjaan dan imbalan serta memperkerjakan orang-orang untuk melaksanakan kebijakan tersebut.
 Agar tujuan tercapai, manajemen harus efektif dalam melaksanakan fungsi-fungsi dasar yaitu : Planning, Organizing dan Controlling.

Planning & Organizing mrp fungsi dasar manajemen eksekutif
Controlling mrp wewenang manajemen operasi
 
Pegelolaan suatu badan usaha biasanya dilaksanakan oleh sejumlah personel yang tergabung dalam:

1.  Kelompok Manajemen operasi

Tingkatan paling rendah dalam suatu organisasi yang memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga operasional. Disebut juga Manajemen Lini.
Contohnya: mandor, kepala seksi yang langsung membawahi tukang ketik dll.
Berurusan dengan keputusan jangka pendek.

2.  Kelompok  Manajemen Menengah

Membawahi  dan mengarahkan kegiatan manajer –manajer lainnya dan kadang-kadang karyawan operasional. Disebut juga Manajer Departemen. Berurusan dengan keputusan jangka menengah.
Contohnya: Kepala bagian, manajer divisi dan manajer cabang.

3.  Kelompok Manajemen eksekutif

Klasifikasi Manajemen tertinggi dalam organisasi , yg bertanggung jawab atas keseluruhan Manajemen organisasi.Berurusan dengan keputusan jangka panjang.
Contohnya: Direktur, eksekutif, Presiden, Presiden senior dll..

Perencanaan Dan Pengendaliaan
 Merupakan fungsi Manajemen yang sangat penting. Perencanaan dan pengendalian tidak dapat dipisahkan, keduanya membentuk proses yang jalin-menjalin. Pengendalian adalah suatu kegiatan yang terjadi bersama-sama dengan perencanaan untuk siklus selanjutnya dari kegiatan yang sama, dan terjadi bersama-sama dengan perencanaan dan pengendalian dari kegiatan lainnya.
Rencana disusun untuk masa kini dan masa mendatang, tindakan yang terkendali dilaksanakan, umpan balik (evaluasi) diperoleh dari operasi, rencana disesuaikan demikian terjadi berulang-ulang.

Perencanaan

Inti dari proses Manajemen adalah membuat keputusan, memilih diantara beberapa alternatif tindak pelaksanaan dipandang dari suatu tujuan tertentu.
Pengambilan keputusan adalah dasar dari pembagian proses manajemen menjadi dua yaitu :

1.  Perencanaan: menetapkan  sasaran dan sarana untuk mencapainya.
Apa yang dikehendaki? Kapan dan bagaiman memperolehnya?

2.  Pengendaliaan : tindakan dan evaluasi., berarti implementasi dari perencanaan dan penggunaan umpan balik agar tujuan dicapai secara optimal.
Putaran umpan balik adalah segi utama dari setiap control. Tindakan yang cepat dan sistematis adalah sarana utama untuk memperoleh umpan balik yang berguna.

Pengendalian Merupakan usaha sistematis perusahaan untuk mencapai tujuan dengan cara membandingkan prestasi kerja dengan rencana dan membuat tindakan yang tepat untuk mengoreksi perbedaan yang penting.

Perencanaan dan control terjalin begitu erat, sehingga sukar sekali kita membuat garis pemisah diantara keduanya.

Manajemen Dengan Pengecualian ( Management by Exeption )
 Akuntansi merumuskan perencanaan dengan mengungkapkannya dalam bahasa angka-angka, berupa anggaran/budget. Akuntansi merumuskan control sebagai laporan pelaksanaan, yang memberi umpan balik dengan jalan memperbandingkan hasil-hasil tehadap rencana semula dan dengan menyoroti penyimpangan-penyimpangan( Variances), yaitu hal-hal yang menyimpang dari rencana.

 Jadi Manajemen By Exeption :

1. Konsep atau kebijakan dimana manajemen menghabiskan waktunya untuk  melakukan penyelidikan / investigasi keadaan dimana hasil yang sesungguhnya berbeda dengan hasil yang direncanakan.

2. Perhatian dan usaha para eksekutif dipusatkan pada penyimpangan hasil-hasil terhadap apa yang diharapkan, dan bahwa sistem informasi harus menyoroti bidang-bidang yang memerlukan pemeriksaan.

Manajemen Dengan Tujuan ( Management by Objective )
 Sistem penilaian kinerja yang memiliki beberapa karakteristik:
1.  Masing-masing manajer harus mengambil langkah-langkah tertentu yang telah ditetapkan dan melengkapi dokumen-dokumen tertulis tertentu.
2.  Manajer dan bawahan mendiskusikan deskripsi tugas bawahan, menyetujui target-target kinerja jangka pendek, mendiskusikan kemajuan yang dibuat kearah pencapaian target dan secara periodik melakukan evaluasi atas kinerja , serta memberikan umpan balik.
  
3.  Pengorganisasian

Yaitu : merupakan pembentukan suatu kerangka kerja bagi pelaksanaan kegiatan yang diperlukan.
Pengorganisasian memerlukan:
1.  Penyusunan berbagai unit fungsional perusahaan kedalam suatu struktur yang dpt dipahami.
2.  Penetapan wewenang dan tanggung jawab pada orang-orang tertentu.
  
Wewenang ( Authority ), Tanggung Jawab (Responsibility) dan Tanggung gugat
 ( accountability) 

  Pada perusahaan kecil, kegiatan perencanaan dan pengendaliaan biasanya dilaksanakan oleh satu orang tanpa membuat analisis terinci.
Perusahaan besar menetapkan fungsi-fungsi tersebut pada lebih dari satu orang, sehingga laporan dan setiap tindakan perbaikan dapat terkait dengan kegiatan yang bersangkutan.
Wewenang: kekuasaan untuk memerintah orang lain guna melaksanakan / tdk melaksanakan suatu kegiatan.
Merupakan kunci bagi tugas-tugas manajerial dan merupakan dasar tanggung jawab.
Wewenang berasal dari manajemen eksekutif dan melimpahkannya dalam berbagai tingkatan manajerial.

Tanggung Jawab ( Responsibility )
Tanggung jawab timbul dalam hubungan antara atasan-bawahan. Karena atasan mempunyai wewenang untuk meminta agar pekerjaan dikerjakan oleh bawahannya, maka bawahan menerima kewajiban dan melaksanakan tanggung jawab ( aspek pencapaian hasil kerja )

Tanggung gugat ( Accountability)
Pelaporan hasil kerja pada atasan yang berwenang. Pelaporan ini memungkinkan dilakukannnya sejumlah pengukuran guna menentukan sejauh mana pencapaian sasaran dalam satuan jumlah, mutu dan biaya.

Semua subbagian perusahaan yang langsung bertanggung jawab untuk memimpin kegiatan-kegiatan dasar disebut bagian Lini.
Yang tidak langsung berhubungan dengan kegiatan-kegiatan dasar organisasi disebut staff

Konsep Akuntansi Manajemen

Akuntansi manajemen diperlukan oleh manajemen untuk melaksanakan dua fungsi pokok manajemen: perencanaan dan pengendalian aktivitas perusahaan.
Informasi akuntansi manajemen dihasilkan oleh sistem pengolahan informasi keuangan yang disebut akuntansi manajemen.
Informasi akuntansi manajemen disajikan kepada manajemen perusahaan dalam berbagai laporan keuangan seperti anggaran, laporan penjualan, laporan biaya produksi, laporan biaya menurut aktivitas, laporan biaya menurut pusat pertanggungjawaban dan laporan biaya mutu (quality cost report), laporan biaya daur hidup produk ( product-life-cycle cost ), biaya penambah dan bukan penambah ) value-and non-value-added cost ), laporan biaya pemasaran.
Informasi akuntansi manajemen dibutuhkan oleh manajemen berbagai jenjang organisasi, untuk menyusun aktivitas perusahaan dimasa yang akan datang.
Kegiatan perencanaan meliputi pengambilan keputusan pemilihan alternatif tindakan dari berbagai alternatif yang mungkin dilaksanakan di masa yang akan datang. Pengambilan keputusan itu sendiri pada dasarnya meliputi kegiatan perumusan masalah, penentuan berbagai alternative tindakan untuk memecahkan masalah tersebut, analisis konsekuensi setiap alternatif tindakan yang mungkin akan dilakukan dan pembandingan berbagai alternative tindakan tersebut sehingga dapat dilakukan pemilihan alternative yang terbaik yang akan dilaksanakan dimasa yang akan datang.
Informasi akuntansi manajemen sangat bermanfaat bagi manajemen terutama pada tahap analisis konsekuensi setiap alternatif yang mungkin dalam proses pengambilan keputusan tersebut. Hal ini memungkinkan manajemen melakukan pengambilan keputusan untuk memilih alternatif tindakan yang terbaik diantara alternatif tindakan yang dipertimbangkan.
   Jadi prinsip akuntansi manajemen: 
1.  membantu  manajer menjalankan peran mereka dalam melakukan kegiatan perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan.
2.  Informasi akuntansi  manajemen untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah, dan untuk mengevaluasi kinerja

II.  Tujuan Organisasi

Organisasi adalah : Proses kerjasama atau kumpulan orang-orang dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Sesuatu yang ingin dicapai dalam sebuah organisasi disebut : tujuan/sasaran.
a.  Penetapan Tujuan
Para pemilik perusahaan menanamkan uang mereka dengan harapan untuk memperoleh keuntungan dari investasi tersebut. Jadi, tujuan utama perusahaan adalah untuk mendapatkan keuntungan. Tujuan ini juga ditambah dengan beberapa tujuan lain, seperti memelihara reputasi, pengembangan perusahaan, juga berguna bagi lingkungan sosial dan ekologi di tempat mereka melakukan usaha.
Para pemilik tidak ingin terjun langsung dalam operasi sehari-hari, karenanya mereka membuat suatu tujuan menyeluruh organisasi untuk dilaksanakan oleh pimpinan perusahaan yang mereka sewa.
Jadi, walaupun pimpinan tersebut harus memenuhi tujuan utama yaitu memperoleh keuntungan, ia harus pula memenuhi tujuan-tujuan lainnya yang telah ditetapkan.

b.  Perencanaan Strategis
Penerapan tujuan-tujuan organisasi disebut Perencanaan Strategis. Perencanaan Strategis ini terbagi dalam 2 fase:
1.  Menentukan produk / jasa yang akan dibuat (Strategi Produk)
2.  Menentukan strategi pemasaran / produksi yang akan dijalankan agar produk / jasa tersebut bisa diterima oleh konsumen yang tepat (Strategi Pemasaran)
c.  Siklus Perencanaan dan Kontrol
  
Gambar diatas menerangkan aliran dari aktifitas manajemen, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan, dan kembali pada perencanaan lagi. Semua aktifitas ini berhubungan dengan proses pengambilan keputusan.


III.  Fungsi Manajer/Peranan Kontroler/Kepala Eksekutif  Manajemen Akuntansi Didalam Organisasi

Kontroler : manajer eksekutif yang bertanggung jawab atas fungsi akuntansi perusahaan.
Tugas Kontroller:
1.  Perencanaan dan pengendalian untuk mencapai sasaran perusahaan.
2.  Menentukan keefektifan pelaksanaan kebijakan.
3.  Menyusun struktur dan prosedur organisasi.
4.  Bertanggung jawab mengamati perencanaan dan pengendalian, mengusulkan perencanaan dan pengendalian .
5.  Melakukan pengawasan terhadap departemen biaya.

Kontroller memberikan informasi kepada manajemen , yang kemudian menggunakan informasi ini untuk merencanakan masa depan perusahaan dan mengendalikan kegiatan hariannya.
Pengendalian biaya yang efektif akan tergantung pada komunikasi yang baik antar informasi akuntansi dengan manajemen.
Contohnya: melalui penerbitan laporan  prestasi kerja, controller memberi saran kepada berbagai tingkatan manajemen mengenai tindakan yang diperlukan dan mengemukakan penyimpangan dari rencana yang telah ditentukan.   

Perbedaan Kontroller dengan Treasurer (Direktur Keuangan ):
Kontroller :
1.  Perencanaan & Kontrol
2.  Pelaporan dan interpretasi
3.  Pembuatan evaluasi dan konsultasi
4.  Administrasi pajak
5.  Pelaporan kepada pemerintah
6.  perlindungan harta
7.  Penilaian segi ekonomis

Direktur Keuangan :
1.  Penyediaan modal
2.  Hubungan dengan penanam modal
3.  Pembiayaan jangka pendek
4.  Urusan bank, penyimpanan harta
5.  Kredit dan Tagihan
6.  Investasi
7.  Asuransi

IV.  Perbandingan Antara Akuntansi keuangan Dengan Akuntansi Manajemen

Sebagai salah satu sistem pengolahan informasi keuangan, akuntansi dapat dibagi menjadi dua tipe yaitu: akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen.   

Akuntansi Keuangan
1.  Bagian dari akuntansi yang mengolah dan memberikan informasi yang bermanfaat bagi para pengambil keputusan mengenai posisi keuangan dan hasil operasi bisnis.
2.  Pengembangan dan pemakaian informasi akuntansi yang menggambarkan posisi keuangan yang sesungguhnya dan hasil operasi perusahaan.
3.  Akuntansi keuangan berhubungan dengan penyiapan laporan keuangan untuk pengguna eksternal, seperti kreditur,investor dan pemasok.
4.  Laporan keuangan meliputi : neraca,laporan laba-rugi dan laporan perubahan posisi keuangan.

Akuntansi Manajemen
1.  Bagian dari akuntansi yang mengolah dan memberikan informasi kepada manajer dalam suatu organisasi, membantu dalam perencanaan, pengambilan keputusan, dan pengawasan.
2.  Mengembangkan dan menginterpretasikan informasi akuntansi tertentu sesuai dengan kebutuhan manajemen perusahaan. Atau proses identifikasi, pengukuran, akumulasi, analisa, persiapan, interpretasi dan pemberitahuan informasi keuangan yang digunakan oleh manajemen untuk menyusun perencanaan, melakukan evaluasi dan kontrol dalam suatu organisasi.
3.  Akuntansi yang berkaitan dengan penyediaan informasi bagi para manajer internal yang ditugasi mengarahkan, merencanakan, mengendalikan operasi dan pengambilan keputusan-keputusan manajemen.
  
Daftar Pustaka:
1.  Managerial Accounting, Ray H.Garrison, Fourth Edition, Business Publications INC.
2.  Pengantar Akuntansi Manajemen, Charles T. Horngrer, Jilid I edisi 6, Penerbit Erlangga.
3.  Akuntansi Biaya : Perencanaan dan Pengendalian, Milton F. Usry & Lawrence H. Hammer, Jilid I edisi 10, Penerbit Erlangga.
4.  Akuntansi Manajemen: Konsep, Manfaat & Rekayasa, Mulyadi-UGM, edisi 3, Penerbit Salemba empat.
 Sumber : Yumniati Agustina, SE,MM dg penambahan seperlunya